What Is Theory?
Teori komunikasi menurut M. Griffin, yang dijelaskan dalam bukunya "A First Look at Communication Theory," mencakup berbagai cara untuk memahami bagaimana kita berkomunikasi. Griffin membagi teori-teori ini ke dalam beberapa kategori. Pertama, ada teori interpersonal yang fokus pada interaksi antara individu. Teori ini membahas bagaimana kita berbicara dan berperilaku satu sama lain, seperti dalam Teori Pertukaran Sosial, yang menyatakan bahwa hubungan kita sering kali didasarkan pada keuntungan dan kerugian yang kita rasakan.
Griffin juga menyoroti teori yang berkaitan dengan organisasi dan media. Salah satu contohnya adalah Teori Agenda Setting menunjukkan bagaimana media dapat menentukan isu-isu apa yang dianggap penting oleh masyarakat. Selain itu, teori retorika membahas tentang teknik dan strategi yang digunakan untuk meyakinkan orang lain dengan cara kita menyampaikan argumen yang memengaruhi pendapat orang.
Ada juga teori kultural yang melihat bagaimana budaya kita memengaruhi cara kita berkomunikasi. Contohnya komunikasi antarbudaya mengkaji bagaimana orang dari latar belakang yang berbeda berinteraksi dan memahami satu sama lain.
Secara keseluruhan, Griffin menekankan bahwa konteks sosial maupun budaya sangat penting dalam komunikasi. Ia menunjukkan bahwa semua teori ini saling terkait dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari juga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kita berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Dengan menggunakan cara ini Griffin membantu kita melihat betapa kompleksnya komunikasi manusia dan bagaimana hal ini berpengaruh dalam kehidupan sosial kita.